Selasa, 21 Oktober 2014

STORY



Yayuk Lestari
17211500 – 4EA14
Saya akan menceritakan tentang asal mula saya masuk dan bergabung sebagai mahasiswa Universitas Gunadarma Jurusan Manajemen.
            Setelah lulus, awalnya saya tidak berniat sama sekali untuk kuliah dan ingin bekerja karena melihat temen-temen yang sudah bekerja setelah lulus sekolah serta ingin mencari uang sendiri itu lebih menyenangkan daripada harus kuliah dan belajar lagi seperti saat sekolah. Namun, orangtua saya bilang “kuliah aja dulu belajar lagi jangan langsung kerja”. Saya juga berfikir zaman sekarang lulusan sarjana saja sulit mencari kerja apalagi lulusan SMA, yaa memang sih itu tergantung rezeki dan skill masing-masing orang.
Akhirnya setelah dipikir mateng-mateng saya memutuskan untuk berkuliah dulu. Saya mencoba ikut tes SNMPTN dengan memilih IPB dengan jurusan gizi (padahal ga ngerti soal gizi) dan UNPAD dengan jurusan manajemen sebagai universitas negeri yang saya pilih. Namun apa daya saya tidak lolos di kedua universitas negeri tersebut.
Sedih sih rasanya, tapi yaa ikhlas ajalah mau gimana lagi yang penting sudah usaha ikut tes. Saya langsung mencari universitas swasta. Dengan informasi dari tetangga yang kebetulan banyak yang anaknya kuliah di Gunadarma, saya mendapat info sehingga langsung pergi ke universitas Gunadarma.
Selain lokasi kampusnya yang dekat dan juga kendaraannya strategis jadi saya memutuskan untuk berkuliah di Universitas Gunadarma saja dengan mengambil jurusan manajemen. Saya kira awal masuk gunadarma saya tidak akan mendapatkan temen baik seperti di SMA dulu ternyata digundar saya mendapatnya temen yang baik di EA05 setahun saya sekelas dengan mereka,saya merasa bahagia dan semangat kuliah.
Pas naik tingkat dua kelas saya dirubah dan memiliki teman-teman baru lagi,saya dapat di kelas EA14,anak-anaknya tidak kalah baik dengan EA05, malah kelasan saya yang sekarang jauh lebih solid karna kita bakalan lulus bareng, amin!!.

Curiculum Vitae



Yayuk Lestari
17211500 – 4EA14

DAFTAR RIWAYAT HIDUP (CURICULUM VITAE)

DATA PRIBADI
1. Nama Lengkap                    : Yayuk Lestari
2. Tempat, Tanggal Lahir          : Bogor, 21 Mei 1993
3. Domisili                               : Bogor
4. Jenis Kelamin                      : Perempuan
5. Agama                                 : Islam
6. Status                                  : Mahasiswi
7. Tinggi / Berat Badan           : 160 cm / 41 kg
8. Telepon / Hp                       : 085691219092
9. E-mail                                  : yayuklestari401@yahoo.co.id

RIWAYAT PENDIDIKAN

A. Formal
1. (2004) Lulus SDN Bojonggede 01 - Bogor
2. (2008) Lulus SMP Dharma Bhakti Bojonggede - Bogor
3. (2011) Lulus SMK Taruna Andigha - Bogor


B. Non Formal
1. (2013) Lulus Kursus Perpajakan

KETERAMPILAN
1. Menguasai komputer ( MS Word, Excel )

PENGALAMAN KERJA

1. Prakerin kerja (PKL) di PDAM Tirta Pakuan Bogor selama 3 bulan  (Oktober-Desember 2010)
2. PT. Telkom Bogor (Posisi Telemarketing) selama 1 bulan (November 2011)

Rabu, 04 Juni 2014

Sekedar Menulis .

60 detik

Terkadang aku berjalan dan berhenti
Aku melihat ke sekeliling dan mata kita bertemu
Aku cepat-cepat menolehkan kepalaku
Aku melihat kaki ku
Lalu perlahan melihat mataku yang besar
Bibirku yang terbuka sedikit
Suara hatiku terngiang di telingaku
 
60 detik adalah waktu yang aku butuhkan untuk cerita ini
Kau datang ke dalam hatiku, aku tidak meragukannya
Bahwa kau membawaku pergi
Waktu yang tidak singkat
Kau orang semacam itu
Sebuah cerita yang cukup bagiku
Aku tidak butuh alasan
Kau membuat hatiku berdebar
Itu pertama kalinya
Suaramu terdiam
Air matamu yang perlahan-lahan menumpuk dan terjatuh
Aku memelukmu dengan dadaku
dan tinggal di sana untuk waktu yang lama
lalu perlahan-lahan mendorong kau menjauh
Mataku kosong
Aku kehilangan kata-kata
Hatiku berhenti di napasmu
Ini ceritaku
Sisi panas dan dingin ku
Semuanya adalah kenangan 
Kenangan yang kau berikan kepadaku
Waktu yang sama, tetapi dengan sisi yang berbeda darimu
Kenangan dua sisiku
60 detik ..
Sebuah cerita yang cukup bagiku
Kau menghilang dari hidupku
Aku tidak menahanmu kembali
Jumlah waktu yang singkat bahwa aku melihat hatimu
 
 

Kehilanganmu

Jangan merasa nyaman seperti itu
Karena kita masih begitu asing
Jangan mendesaku seperti anak kecil
Karena ini bahkan belum dimulai
 
Aku tidak suka cinta dari jiwa muda seperti bermain api
Aku hanya gemetar sedikit, tapi aku baik-baik saja
Tidak, yang sebenarnya ialah
Aku masih membencimu, kau yang telah meninggalkan diriku
Hatiku masih tetap dingin
Masih merindukanmu

Jangan begitu cerah seperti itu
Karena dunia ini begitu gelap
Bagaimana aku bisa tersenyum cerah
Jika kau melihat lebih dekat, aku sebenarnya sedih
Aku tahu sebelumnya aku ada disana

Aku tidak suka cinta penuh perhitungan milik orang dewasa
Aku hanya lelah tapi aku baik-baik saja

Cinta dihari mudaku berakhir seperti ini
Kau pasti senang
Bahkan jika waktu yang lama berlalu, kita masih akan mengingat satu sama lain
Saat-saat ketika masih ada kata "kita"

Saat-saat ketika masih ada kata "kita"
 
 

Jangan Lari

Ketika semua masalah sulit untuk kau hadapi
Terlalu berat untuk kau selesaikan
Cobalah untuk temukan ketenangan 
Biarkan saja
Lepaskan saja
Kau telah menjalaninya
Kau tahu jalan ini

Ketika kau dalam keputus asaan
Percayalah 
Ada seseorang yang peduli padamu

Ku dapat melihat dan merasakan kesakitanmu 
Berbaliklah 
Aku akan ada di belakangmu
Janganlah kau lari

Ketika kau kesepian
Aku akan disini menemani

Jangan membuat suara 

Aku akan menjadi suaramu
Jangan takut lagiAku disini akan menyinari kegelapanmuMemandu-mu tak peduli seberapa jauh

Percayalah padaku 

Semua akan baik-baik saja
Aku yang peduli padamu 
Akan selalu disisimu 
Menemani dan menjagamu..

 

Kamis, 22 Mei 2014

Globalisasi

Pada penulisan kali ini saya akan menulis tentang global warming dari mulai pengertian, penyebab dan akibat dari global warming itu sendiri

Apa itu global warming?

Pemanasan global atau Global Warming adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan di Bumi.
Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) selama seratus tahun terakhir. 


Apa saja sih penyebab Global Warming?


1. Emisi karbon dioksida dari pembakaran bahan bakar fosil pembangkit listrik.
Penggunaan listrik yang semakin meningkat yang dipasok dari pembangkit listrik berbahan bakar batubara batubara yang melepaskan sejumlah besar karbon dioksida ke atmosfer. 40% emisi CO2 dihasilkan oleh produksi listrik AS, dan 93 persen diantaranya berasal dari emisi pembakaran batubara pada industri utilitas. Setiap hari,  pasar semakin banyak dibanjiri gadget penggunaannya membutuhkan daya listrik, padahal tidak didukung oleh energi alternatif. Dengan demikian kita akan semakintergantung pada pembakaran batu bara untuk memasok kebutuhan listrik di seluruh dunia.



 


2. Emisi karbon dioksida dari pembakaran bensin pada kendaraan.
Kendaraan yang kita pakai adalah sumber penghasil emisi sekitar 33%  yang berdampak terhadap pemanasan global. Dengan pertambahan jumlah penduduk yang tumbuh pada tingkat yang mengkhawatirkan, tentu saja akan meningkatkan permintaan akan kendaraan yang lebih banyak lagi, yang berarti penggunaan bahan bakar fosil untuk transportasi dan pabrik yang semakin besar. Konsumsi terhadap bahan bakar fosil jauh melampaui penemuan terhadap cara untuk mengurangi dampak emisi. Sudah saatnya kita meninggalkan budaya konsumtif.

 




3. Emisi metana dari peternakan dan dasar laut Kutub Utara.
Metana merupakan gas rumah kaca yang sangat kuat setelah CO2. Bila bahan organik diurai oleh bakteri pada kondisi kekurangan oksigen (dekomposisi anaerobik) maka metana akan dihasilkan. Proses ini juga terjadi pada usus hewan herbivora, dan dengan meningkatnya jumlah produksi ternak terkonsentrasi, tingkat metana yang dilepaskan ke atmosfer akan meningkat. Sumber metana lainnya adalah metana klatrat, suatu senyawa yang mengandung sejumlah besar metana yang terperangkap dalam struktur bongkahan es. Apabila metana keluar dari dasar laut Kutub Utara, maka tingkat pemanasan global akan meningkat secara signifikan.

 
 




4.  Deforestasi, terutama hutan tropis untuk kayu, pulp, dan lahan pertanian.
Penggunaan hutan untuk bahan bakar (baik kayu dan arang) merupakan salah satu penyebab deforestasi. Di seluruh dunia pemakaian produk kayu dan kertas semakin meningkat, kebutuhan akan lahan ternak semakin meningkat untuk pemasok daging dan susu, dan penggunaan lahan hutan tropis untuk komoditas seperti perkebunan kelapa sawit menjadi penyebab utama terhadap deforestasi dunia. Penebangan hutan akan mengakibatkan pelepasan karbon dalam jumlah besar ke atmosfir.

 
 


5. Peningkatan penggunaan pupuk kimia pada lahan pertanian
Pada pertengahan abad ke-20, penggunaan pupuk kimia (yang sebelumnya penggunaan pupuk kandang) telah meningkat secara dramatis. Tingginya tingkat penggunaan pupuk yang kaya nitrogen memiliki efek pada penyimpanan panas dari lahan pertanian (oksida nitrogen memiliki kapasitas 300 kali lebih panas- per unit volume dari karbon dioksida) dan kelebihan limpasan pupuk menciptakan 'zona-mati 'di laut. Selain efek ini, tingkat nitrat yang tinggi dalam air tanah karena pemupukan yang berlebihan berdampak terhadap kesehatan manusia yang cukup memprihatinkan.

 
 

Diatas sudah dijelaskan beberapa penyebab global warming, berikutnya saya akan menuliskan dampak-dampak apa saja yang bisa terjadi akibat global warming 


1.  Kenaikan permukaan air laut di seluruh dunia.
Para ilmuwan memprediksi kenaikan permukaan air laut di seluruh dunia karena mencairnya dua lapisan es raksasa di Antartika dan Greenland, terutama di pantai timur AS. Namun, banyak negara di seluruh dunia akan mengalami dampak naiknya permukaan air laut, yang bisa memaksa jutaan orang untuk mencari pemukiman baru. Maladewa adalah salah satu negara yang perlu mencari rumah baru akibat naiknya permukaan laut

 
 


2. Korban akibat topan badai yang semakin meningkat.
Tingkat keparahan badai seperti angin topan dan badai semakin meningkat, dan penelitian yang dipublikasikan dalam Nature mengatakan:
"Para ilmuwan menunjukkan bukti yang kuat bahwa pemanasan global secara signifikan akan meningkatkan intensitas badai yang paling ekstrim di seluruh dunia. Kecepatan angin maksimum dari siklon tropis terkuat meningkat secara signifikan sejak tahun 1981.Hal tersebut diperkirakan didorong oleh suhu air laut yang semakin meningkat, tidak mungkin mengalami penurunan dalam waktu dekat. "





3. Dampak Global Warming: Gagal panen besar-besaran.
Menurut penelitian terbaru, sekitar 3 miliar orang di seluruh dunia harus memilih untuk pindah ke wilayah  beriklim sedang karena kemungkinan adanya ancaman kelaparan akibat perubahan iklim dalam 100 tahun.
"Perubahan iklim ini diramalkan memiliki dampak yang paling parah pada pasokan air. "Kekurangan air di masa depan kemungkinan akan mengancam produksi pangan, mengurangi sanitasi, menghambat pembangunan ekonomi dan kerusakan ekosistem. Hal ini menyebabkan perubahan suasana lebih ekstrim antara banjir dan kekeringan." Menurut Guardian,…pemanasan global menyebabkan 300.000 kematian per tahun.


4. Kepunahan sejumlah besar spesies.
Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Nature, peningkatan suhu dapat menyebabkan kepunahan lebih dari satu juta spesies. Dan karena kita tidak bisa hidup sendirian tanpa ragam populasi spesies di Bumi, ini akan membawa dampak buruk bagi manusia.
"Perubahan iklim sekarang ini setidaknya sama besarnya dengan ancaman terhadap jumlah spesies yang masih hidup di Bumi akibat  penghancuran dan perubahan habitat." Demikian pendapat Chris Thomas, konservasi biologi dari University of Leeds.

5. Hilangnya terumbu karang
Sebuah laporan tentang terumbu karang dari WWF mengatakan bahwa dalam skenario terburuk, populasi karang akan runtuh pada tahun 2100 karena suhu dan keasaman laut meningkat. 'Pemutihan' karang akibat kenaikan suhu laut yang terus-menerus sangat berbahaya bagi ekosistem laut, dan banyak spesies lainnya di lautan bergantung pada terumbu karang untuk kelangsungan hidup mereka.
"Meskipun luasnya lautan 71 persen dari permukaan bumi dengan kedalaman rata-rata hampir 4 km  - ada indikasi bahwa hal  ini mendekati titik kritis. Bagi terumbu karang, pemanasan dan pengasaman air mengancam hilangnya ekosistem global. Jadi diperlukan upaya yang besar untuk menyelamatkan terumbu karang dari kepunahan.



Demikian artikel tulisan tentang global warming yang saya dapat jelaskan. Terima Kasih.
 
Sumber : http:/www.tipsmu-tipsku.com/
http://kevin-darmawan.blogspot.com/2013/03/beberapa-penyebab-dan-dampak-global.html